Minggu, 12 Juni 2022

Materi: Google Document

Google Document


Google Docs adalah layanan pengolah kata yang diberikan kepada pengguna Google secara gratis.

Singkatnya, jika kamu sudah familiar dengan Microsoft Word, maka Google Docs adalah versi lain yang memungkinkan kamu untuk membuat, mengedit, dan membagikan dokumen tertulis secara online.

Google Docs dapat digunakan untuk membuat berbagai macam dokumen penting. Mulai dari catatan meeting, cover letter, proposal, dan masih banyak lagi.

Kamu bisa menggunakan Google Docs di laptop dengan membuka website resmi dan login dengan menggunakan akun Gmail.

Untuk penggunaan Google Docs dari gadget selain laptop, kamu bisa men-download aplikasinya dari Google Play Store dan juga App Store.

Fitur download

terdapat fitur di Google Docs yang memungkinkan kamu untuk men-download dokumen yang sedang dikerjakan. 

Dokumen dapat di-download dalam format berikut ini:

Microsoft Word (.docx)
Open Document Format (.odt)
Rich Text Format (.rtf)
PDF Document (.pdf)
Plain Text (.txt)
Web Page (.html, zipper)
EPUB Publication (.epub)

Fitur share


Salah satu keunggulan dari Google Docs adalah fitur share yang memungkinkan kamu untuk membagikan dokumen dengan siapa pun itu.

Fitur ini bisa digunakan dengan cara memasukkan email pengguna lain dan mengirimkan undangan untuk membuka sebuah dokumen, atau bisa juga dengan membagikan link dari dokumen tersebut. 

Kamu bisa memilih siapa saja yang hanya bisa melihat, memberikan catatan, atau menulis dan mengedit dokumen secara bebas.

Satu dokumen Google Docs (termasuk Google Sheets dan Google Slide) dapat dilihat oleh 200 orang secara bersamaan.

Batas maksimal untuk mengedit secara bersamaan adalah 50 orang.

Fitur offline


Meskipun berbasis online, ternyata Google Docs juga dapat digunakan secara offline, lho.

Cara menggunakan Google Docs secara offline adalah dengan mengklik menu File, lalu klik pilihan “Make available offline”.

Jika sudah menyalakan fitur ini, maka kamu dapat mengedit dokumen kapanpun kamu mau, meskipun tidak menggunakan paket data internet ataupun ketika sinyal sedang lemah.

Fitur offline ini akan menjadi sangat berguna, terutama jika kamu sedang bepergian ke tempat yang tidak terjangkau sinyal namun harus tetap menyelesaikan pekerjaan. 


Kelebihan Google Documents

Mengedit secara bersamaan

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, Google Docs memungkinkan kamu untuk mengedit sebuah dokumen secara bersamaan. 

Jika diberi akses penuh oleh pemilik dokumen, kamu bisa mengganti detail di dalam dokumen, lalu perubahan tersebut akan tercatat di history.

Jadi, jika ingin melihat perubahan apa saja yang ada dan siapa yang mengubahnya, kamu hanya perlu mengklik link “See new changes” atau “Last edit was by …” yang terletak di samping menu Help.

Berdiskusi langsung di dokumen


Keunggulan lain dari Google Docs adalah terdapat fitur chat & comment.

Kamu bisa menggunakan fitur chat dan mendiskusikan isi dokumen, jika terdapat orang lain yang juga memiliki akses dan sedang membuka dokumen tersebut. 

Sabtu, 11 Juni 2022

Materi Skripsi

 SKRIPSI

Skripsi adalah istilah yang digunakan Indonesia untuk meng ilustrasikan sutau karya tulis ilmiah berupa hasil paparan tulisan hasil penelitian sarjana S1 yang membahas suatu permasalahan atau fenomena dalam bidang ilmu tertentu dengan menggunakan kaidah-kaidah yang berlaku.

Berikut pembuatan halaman skripsi.
Kita tidak perlu membuat daftar isi, bab I, bab II dan bab selanjutnya dengan file yang berbeda, seperti ini gambar dibawah ini. Bisa langsung dibuat dalam satu halaman yang sama tanpa harus membedakan file.




Seperti ini halaman skripsi pada ms word



●Page Layout, klik Breaks -> Next Page





Ini sesudah klik Breaks -> Next Page lalu klik 2 kali


Cara membuat daftar isi pada word.

1. Langkah pertama aktivasi
Sebelum memulai sisakan satu halam kosong untuk daftar isi. Langkah pertama ini memberi Heading, mulai dari Heading 1 (Bab) , Heading 2 (Sub Bab). Halaman Pengesahan, Kata Pengantar, Daftar Isi, Daftar Gambar, Daftar Lampiran, BAB I Pendahuluan, dijadikan format Heading 1 (Bab), dst.

●Cara memberi Heading
1. Pilih judul
2. Pilih Heading di toolbar styles (Heading 1/Heading 2)

2. Membuat daftar isi otomatis
Setelah semua diberi heading mulai dari Bab sampai Sub Bab, berikutnya membuat daftar isi otomatis. Berikut langkah-langkahnya:

1. Letakkan kursor mouse di bawah judul DAFTAR ISI
2. Klik menu bar Reference
3. Klik Table of Content
4. Pilih Automatic Table 1 atau Automatic Tab





Cara Membuat Daftar Pustaka di Word

1. Buka dokumen dalam Microsoft Word.

2. Pilih halaman untuk menyisipkan daftar pustaka, biasanya di akhir dokumen.

3. Klik tab “Reference” lalu klik “Bibliography” untuk membuat daftar pustaka.




4. Tentukan gaya yang diinginkan.

5. Secara otomatis, Microsoft Word akan merangkum seluruh kutipan dengan gaya penulisan dalam halaman daftar pustaka.


Selasa, 31 Mei 2022

Materi 14: Fungsi VLOOKUP dan HLOOKUP

Fungsi VLOOKUP: 

Fungsi ini digunakan untuk membaca tabel data yang disusun secara tegak lurus (vertikal).

Bentuk umum dari fungsi =VLOOKUP adalah sebagai berikut:

=VLOOKUP(Sel Kunci, Range Tabel, No Kolom)


Contoh Fungsi VLOOKUP:



Fungsi HLOOKUP:

Fungsi ini digunakan untuk membaca tabel data yang disusun secara horizontal.

Bentuk umum dari fungsi =HLOOKUP adalah sebagai berikut:

=HLOOKUP(Sel Kunci, Range Tabel, No Kolom)


Contoh Fungsi HLOOKUP:




Contoh Latihan VLOOKUP dan HLOOKUP: 




Senin, 30 Mei 2022

Materi 13: Cara menggunakan Left, Tengah dan Right dalam Latihan IF

 IF Left

IF Left digunakan jika ingin mengambil kode atau huruf yang ada di bagian kiri pada kata atau kalimat pada data data yang diketahui

Contoh:

PERBANKAN


IF MID

IF Mid digunakan jika ingin mengambil kode atau huruf yang ada di bagian tengah pada kata atau kalimat pada data data yang diketahui

Contoh:

PERBANKAN


IF RIGHT

IF Right digunakan jika ingin mengambil kode atau huruf yang ada di bagian kanan pada kata atau kalimat pada data data yang diketahui

Contoh:

PERBANKAN



Sabtu, 28 Mei 2022

Materi 12: Grafix Perhitungan Microsoft Excel

  


Fungsi IF

Fungsi IF digunakan untuk memilih di antara dua nilai berdasarkan dua kondisi yaitu kondisi benar atau kondisi salah.

Rumus: =IF(logical_test,value_IF_true,value_IF_false)

Satu IF

=IF(A3="SA","S1 AKUNTANSI","S1 MANAJEMEN")

Contoh:

KODE PRODI                          NAMA PRODI
 SA                                          S1 AKUNTANSI
    SM                                         S1 MANAJEMEN


A3: SA berada di posisi A3
A4: SM berada di posisi A4
SA: S1 Akuntansi
SM: S1 Manajemen

=IF(A10=11,"S1 AKUNTANSI","S1 MANAJEMEN")

Contoh:

KODE PRODI                                    NAMA PRODI
11                                                      S1 AKUNTANSI
  12                                                      S1 MANAJEMEN

A10: 11 berada di posisi A10
A11: 12 berada di posisi A11
11  : S1 Akuntansi
12  : S1 Manajemen

Dua IF

=IF(A17=11,"S1 Akuntansi",IF(A17=12,"S1 Manajemen","S1 Informatika"))

Contoh:

KODE PRODI                         NAMA PRODI
  11                                           S1 AKUNTANSI
     12                                           S1 MANAJEMEN
      13                                           S1 INFORMATIKA

A17: 11 berada di posisi A17
A18: 12 berada di posisi A18
11   : S1 Akuntansi
12   : S1 Manajemen
13  : S1 Informatika

Tiga IF

=IF(A25=11,"SI Akuntansi",IF(A25=12,"S1 Manajemen",IF(A25=13,"S1 Informatika","S1 Syariah"))

Contoh:

KODE PRODI                                                     NAMA PRODI
  11                                                                        S1 AKUNTANSI 
    12                                                                        S1 MANAJEMEN
      13                                                                        S1 INFORMATIKA
14                                                                           S1 SYARIAH

A25 : 11 berada di posisi A25
11    : S1 Akuntansi
12    : S1 Manajemen
13    : S1 Informatika
14    : S1 Syariah


LATIHAN IF


Contoh dari Latihan_IF mencari Pajak:



Contoh mencari Bonus dalam Latihan_IF:



Contoh mencari Tertinggi atau Max dalam Latihan_IF:



Contoh mencari Terendah atau Min dalam Latihan_IF:



Contoh mencari Rata-rata dalam Latihan_IF:



Contoh mencari Discount dalam Latihan_IF:







Senin, 23 Mei 2022

Materi 6: Mengenal Berbagai Desain Dan Efek-Efek Animasi Dalam Power Point

Power Point


Cara Mencari Template Power Point di Google:

Masuk ke google => pilih web template free template powerpoint => pilih dan masuk => pilih template => klik donwload=> masuk ke hasil donwloadan=> selesai

Free Gift Animation:

Masuk ke google => pilih web free gift animation => pilih animasi => klik kanan => simpan => masuk ke ppt => paste => selesai

(Play across slides): setiap slide ada lagunya

Memasukkan Lagu Ke Dalam Power Point:

Masuk ke menu insert => pilih ke menu sound => pilih musik => pilih auto or click => pilih ok => selesai


Memasukkan Video Ke Dalam Power Point:

Ke menu insert => video => pilih video => masukkan ke power point => oke => selesai

Cara Membuat Link Dalam Power Point:

Save AS => pilih insert => blok kata yang ingin digunakan => pilih insert => 
pilih hyperlink => place in this document => pilih slide => oke => selesai

Cara Mengeprint File Power Point:

File => print => black and white => pilih slide sesuai keinginan => print

Sabtu, 21 Mei 2022

Materi Microsoft Access

Microsoft Access

Microsoft Access adalah program aplikasi pengelola database yang bisa digunakan untuk merancang, membuat, dan mengolah berbagai jenis data. Sebagai aplikasi pengolah data terpopuler saat ini, program aplikasi ini biasa digunakan pada perusahaan bisnis, pendidikan, kantor, bahkan programer.


Fungsi Microsoft Access

1. Untuk membuat basis data (database). 

2. Untuk membuat program aplikasi jumlah peserta didik. 

3. Untuk membuat program aplikasi penyimpan buku perpustakaan.

4. Untuk membuat program aplikasi absensi.

5. Untuk membuat program aplikasi persediaan barang.


Cara Membuat Tabel

Untuk membuat tabel pada MS Access jalankan perintah berikut:

1. Klik dua kali pada ikon MS Access

2. Pada jendela baru yang muncul, klik Blank database

3. Pada jendela Blank database, klik ikon folder untuk memilih lokasi penyimpanan database

4. Arahkan pada lokasi file database akan disimpan dan ubah nama file database sesuai dengan keinginan pembaca. Klik OK

5. Klik Create

6. Pada awal proses pembuatan database, secara default sistem akan memberikan kita sebuah tabel kosong. Untuk melakukan edit (menambahkan kolom, format data, dll), klik ikon Design view atau klik kanan pada nama tabel di Access Object dan klik Design view.

7. Pada jendela Save as yang muncul, beri nama yang sesuai pada tabel yang akan dibuat. Klik OK

8. Isikan nama kolom pada kolom Field Name, jenis data masing-masing kolom pada kolom Data Type, dan deskripsi kolom (opsional) pada kolom Description. Secara default primary key akan di set pada kolom pertama (lihat logo kunci pada sebelah kanan nama kolom). Untuk mencegah adanya duplikat data, set Yes (No Duplicates) pada baris indexed pada kolom primary key. Tekan ctrl+s (Windows) atau command+s (MacOSX) untuk menyimpan hasil pengaturan.

9. Untuk melihat tabel yang telah terbentuk, klik logo View atau klik kanan pada objek tabel pada Access Object dan klik Open.

10. Untuk membuat tabel lainnya, pada tab Create, klik Table Design.

11. Simpan tabel tersebut sesuai dengan poin 7 dan beri nama tabel yang sesuai.

12. Ulangi langkah 8-10 untuk mengatur komponen kolom tabel yang akan ditambahkan.




 

Kolom Kunci

Secara umum kolom kunci merupakan suatu kolom berisi nilai-nilai unik yang menunjukkan sebuah observasi. Pada database relasional terdapat dua jenis kolom kunci, antara lain:

1. Primary Key: satu atau beberapa kolom yang secara unik mengidentifikasikan setiap observasi (baris dalam tabel). Primary key umumnya berupa nilai unik, seperti: nomor id atau nomor seri. Pada access primary key disimbolkan dengan logo kunci.

2. Foreign Key : suatu kolom yang berisi primary key tabel lainnya. Sebuah tabel dapat berisi lebih dari satu foreign key.

Kesesuaian nilai antara kolom kunci menjadi dasar dari relasi antar tabel. Relasi antar tabel digunakan untuk mengombinasikan data dari satu tabel dengan tabel lainnya dengan mencocokkan primary key dengan foreign key.


Membuat Form

Untuk membuat form sederhana pada MS Access, jalankan langkah berikut:

1. Klik tab Create
2. Klik Form Wizard
3. Pada jendela Form Wizard, pilih tabel yang akan dibuatnya pada drop down menu Tables/Queries
4. Pilih kolom yang akan dijadikan item form dan klik tanda > untuk memindahkan nama klom satu persatu ke kanan atau klik tanda >> jika ingin menggunakan seluruh kolom. Gunakan tanda dengan arah sebaliknya untuk membatalkan pilihan nama kolom. Jika telah selesai, klik Next
5. Pilih tampilan kolom yang diinginkan. Klik Next
6. Beri nama form sesuai yang diinginkan dan pilih Modify the form design untuk memilih mode design view agar form dapat dikustomisasi lebih lanjut. Klik Finish




Materi: Google Drive

Google Drive Google Drive adalah layanan penyimpanan data tersinkronisasi yang dikembangkan oleh Google. Diluncurkan pada tanggal 24 April 2...